Guru terbaikku itu kembali lagi
Mengungkit perih masa lalu
Tak ingin ku sesali lagi
Tak ingin ku terlapuk di dalamnya
Seberapa keras usaha untuk menarik diri
Sekeras itu pula usaha yang sia-sia
Baiknya tak seperti ini dari awal
Yang terasa begitu membelitkanku
Indahnya karenamu
Rasa itu karenamu
Kecewaku karenamu
Tangisku pula karenamu
Terpaksa kuhentikan sendiri goresan itu
Goresan-goresan warna yang kau lukis dalam kanvasku
Sudah terlalu kompleks
Terlihat begitu indah dan mengerikan
Bangkitlah kau si lemah
Dari dunia yang penuh keterpurukan
Jangan lagi kau lukis warna yang sama pada kanvas lain
Hanya itu satu pintaku
my pity loser
Tags: karya sastra, puisi, sastra indonesia




hehehe……
keren yaaa mey….
yg sbar n tetep semanggat………
iy makasih.,